Exposee.id — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan dan distribusi BBM di Kota Medan dalam kondisi aman. Setelah beberapa hari sebelumnya terjadi peningkatan antrean di sejumlah SPBU, layanan kini mulai kembali normal berkat optimalisasi distribusi serta operasional SPBU selama 24 jam.
Kebijakan operasional penuh ini mulai diberlakukan sejak 30 November 2025 dan dinilai efektif mengurai kemacetan antrean di lapangan.
“Pasokan BBM untuk masyarakat Medan terjaga dan tersedia sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak perlu panic buying,” ujar Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Basuki Santoso, dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (4/12).
Koordinasi Ketat Pertamina–Polisi, Antrean Turun Drastis
Untuk mempercepat stabilisasi layanan, Pertamina bekerja sama dengan Polrestabes Medan yang menempatkan personel di 91 SPBU. Kehadiran aparat membantu pengaturan antrean kendaraan, memastikan alur layanan lebih tertib, serta melakukan edukasi kepada pengguna BBM.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyebut bahwa antrean panjang yang sempat terjadi kini berkurang hingga 80%, berdasarkan pemantauan lapangan.
“Kami menata pola pengisian, pola antrean, dan memberi informasi kepada masyarakat agar terlayani dengan lebih tertib,” jelasnya.
Upaya ini juga mencakup penindakan terhadap oknum yang membeli BBM menggunakan jerigen untuk dijual kembali. Pemerintah ingin memastikan pasokan benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan, bukan dimanfaatkan untuk spekulasi harga.
50% SPBU Kini Beroperasi 24 Jam
Pertamina telah membuka kembali jam operasional 24 jam di setengah dari total SPBU di Medan. Perluasan waktu layanan ini membuat masyarakat tidak perlu menumpuk antrean pada jam tertentu.
“Dengan opsi waktu yang lebih panjang, antrean yang tadinya padat kini jauh lebih terurai,” ujar Basuki.
Pertamina juga aktif memberikan informasi jadwal pengisian (refueling) ke aparat, sehingga kendaraan bisa diarahkan ke SPBU yang lebih lengang.

















Comment