Exposee.id — Warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar aksi blokir jalan di akses menuju Kebon Kopi sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai kian memprihatinkan.
Aksi tersebut dipicu oleh banjir yang kerap melanda kawasan permukiman serta kerusakan parah pada jalan utama yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan signifikan dari pemerintah setempat.
Pantauan di lokasi menunjukkan, jalan yang diblokir warga merupakan akses vital bagi aktivitas harian masyarakat, termasuk mobilitas pekerja, pelajar, hingga distribusi barang.
Namun, kondisi jalan yang berlubang, tergenang air, dan licin saat hujan membuat pengguna jalan kerap mengalami kesulitan, bahkan membahayakan keselamatan.
“Setiap hujan pasti banjir, jalan rusak makin parah. Sudah lama seperti ini, tapi tidak ada perbaikan nyata,” keluh salah satu warga dikutip dari Instagram Gue Cikarang Sabtu, (31/1/2026).
Menurut warga, genangan air yang terus berulang tidak hanya merusak badan jalan, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan akses layanan dasar.
Beberapa warga mengaku harus memutar lebih jauh untuk beraktivitas karena jalan utama sulit dilalui saat banjir.
Aksi blokir jalan ini dilakukan sebagai bentuk tekanan moral agar pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan banjir dan infrastruktur di Karangasih.
Warga berharap ada langkah konkret, bukan sekadar janji atau penanganan sementara.
“Kami hanya ingin jalan yang layak dan solusi banjir yang jelas. Jangan setiap tahun kami merasakan hal yang sama,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait tuntutan warga Desa Karangasih.
Warga menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi mereka hingga ada kepastian perbaikan jalan dan penanganan banjir secara menyeluruh.

















Comment