Wujud Nyata Kawal Pertanian, Rizal Bawazier Resmikan Talud Irigasi di Desa Sukoyoso Pekalongan

  • Bagikan
Screenshot 2026 0804 062209

PEKALONGAN, exposee.id – Komitmen nyata dalam memperjuangkan sektor pertanian ditunjukkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan Jawa Tengah X, H. Rizal Bawazier. Pada Minggu (3/8/2026), ia secara resmi meresmikan pembangunan talud irigasi yang berlokasi di Desa Sukoyoso, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Peresmian infrastruktur vital bagi petani tersebut berlangsung khidmat, meriah, dan penuh keakraban. Ratusan warga bersama jajaran kelompok tani, perangkat Desa Sukoyoso, Babinsa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat tampak antusias hadir menyambut langsung kehadiran wakil rakyat mereka.

Simbolis Pemotongan Pita dan Serap Aspirasi Petani

Acara diawali dengan prosesi seremonial pemotongan pita oleh H. Rizal Bawazier sebagai simbol resmi bahwa pembangunan talud irigasi telah selesai dikerjakan dan siap dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.

Tak berhenti pada seremoni, usai pemotongan pita, Rizal melanjutkan kegiatan dengan menggelar dialog terbuka bersama warga.

Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan di tepi saluran irigasi, ia mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, masukan, serta aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur pertanian lainnya di wilayah Kajen dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat akar rumput ini menegaskan pentingnya ketersediaan air bagi produktivitas lahan.

“Pertanian itu nyawanya ada di air. Kalau irigasinya bagus, kuat, dan terawat, petani kita bisa tanam dengan tenang dan panen dengan hasil maksimal. Tapi kalau salurannya rusak atau jebol, petani yang paling dirugikan. Karena itu, pembangunan talud ini adalah ikhtiar kita untuk memberikan kepastian bagi para petani dalam menjalankan musim tanam,” tegas Rizal.

Solusi Atas Masalah Klasik Kerusakan Saluran Air

Fungsi utama dari pembangunan talud ini adalah sebagai penahan dan penguat dinding saluran irigasi untuk:

Mencegah terjadinya longsor di sepanjang dinding saluran.

Mengantisipasi erosi tanah akibat derasnya aliran air.

Menjaga kestabilan dimensi saluran agar distribusi air dari hulu ke hilir dan petak sawah lancar tanpa hambatan.

Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat sebagian besar lahan pertanian di Desa Sukoyoso bergantung pada kelancaran suplai air irigasi tersebut untuk menghidupi ratusan hektar sawah produktif.

Kehadiran talud irigasi baru ini menjadi angin segar bagi para petani setempat. Selama beberapa tahun terakhir, warga Sukoyoso harus berhadapan dengan dinding saluran irigasi yang masih berupa tanah. Kondisi tersebut rawan ambrol terutama saat intensitas hujan tinggi sehingga memicu pendangkalan dan merusak pemerataan distribusi air.

Ungkapan rasa syukur turut disampaikan oleh salah seorang warga tani yang hadir di lokasi.

“Alhamdulillah, matur nuwun sanget. Sudah lama kami menunggu perbaikan ini. Dulu kalau hujan deras kami was-was talud longsor dan sawah tidak dapat air. Sekarang sudah dibeton, kokoh, dan tertata rapi. Kami jadi lebih tenang dan semangat bertani,” tuturnya penuh haru.

Peninjauan Langsung dan Apresiasi Pemerintah Desa

Untuk memastikan kualitas konstruksi dan manfaat pembangunan, H. Rizal Bawazier bersama warga dan pemerintah desa melakukan peninjauan lapangan secara langsung.

Dengan berjalan kaki menyusuri saluran irigasi hingga ke hamparan area persawahan, peninjauan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang dilakukan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Desa Sukoyoso memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar Anggota DPR RI tersebut. Kepala Desa Sukoyoso menilai langkah ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah para petani.

Pihak pemerintah desa berharap dukungan terhadap sektor pertanian di Sukoyoso dapat berlanjut melalui:

  • Normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi tersier lainnya.
  • Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).
  • Peningkatan sarana dan prasarana pendukung pertanian.
  • Menuju Ketahanan Pangan Kabupaten Pekalongan

Dengan resminya pengoperasian talud irigasi Desa Sukoyoso, masyarakat menaruh harapan besar agar ketersediaan air dapat terjamin secara berkelanjutan.

Pasokan air yang stabil diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menghasilkan panen melimpah, dan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian warga.

Infrastruktur ini diharapkan menjadi fondasi penting dan investasi jangka panjang demi terwujudnya kedaulatan pertanian dan ketahanan pangan di Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment