Tak Biarkan Aspirasi Berhenti di Meja RDP, Ketua DPRD HSU Perjuangkan Peralatan untuk 128 Kelompok Relawan PREDAM

  • Bagikan
file 0000000061cc8207be48da70a51186de

HULU SUNGAI UTARA, exposee.id– Aspirasi 128 kelompok relawan pemadam kebakaran yang tergabung dalam PREDAM mendapat perhatian Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

 

Usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PREDAM, Ketua DPRD HSU H. Fadillah, SM langsung mengambil langkah dengan mengomunikasikan harapan para relawan kepada Bupati HSU Bapak H. Sahrujani. Salah satu yang diperjuangkan adalah agar sebagian alokasi Bantuan Presiden (Banpres) penanganan karhutla sebesar Rp10 miliar dapat mendukung kebutuhan perlengkapan pemadam kebakaran.

 

Bukan bantuan berupa uang tunai, para relawan berharap dukungan dalam bentuk peralatan operasional yang dapat langsung digunakan di lapangan, seperti alat pelindung diri (APD), selang pemadam, hingga mesin pompa air apabila memungkinkan.

 

Langkah ini menjadi tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan para relawan dalam RDP. Harapannya, pengabdian para petugas pemadam kebakaran yang selama ini menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran di tengah masyarakat juga mendapat dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

 

Ketua DPRD HSU berharap rencana penggunaan anggaran yang telah masuk ke dalam sistem masih memungkinkan untuk dilakukan penyesuaian sesuai ketentuan dan petunjuk teknis pemerintah pusat.

 

Bagi para relawan, perhatian terhadap perlengkapan bukan sekadar persoalan fasilitas, tetapi juga menyangkut keselamatan mereka ketika menjalankan tugas kemanusiaan.

Ketua DPRD HSU menyampaikan keyakinannya bahwa apabila sebagian bantuan tersebut dapat direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan para relawan, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh kelompok pemadam kebakaran di lapangan.

 

“Kami yakin, dengan diberikannya sebagian bantuan tersebut kepada para relawan, tentu akan memberikan manfaat besar sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk semakin aktif, meningkatkan kesiapsiagaan, dan lebih sigap dalam melakukan penanganan serta pemadaman kebakaran. Jangan sampai mereka dituntut selalu siap ketika terjadi kebakaran, tetapi dari sisi perlengkapan dan keselamatan justru belum mendapatkan perhatian yang memadai,” ungkapnya.

 

Ia berharap aspirasi 128 kelompok relawan PREDAM ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sebab, keberadaan relawan pemadam kebakaran merupakan bagian penting dari kekuatan masyarakat dalam membantu melindungi keselamatan jiwa, harta benda, dan lingkungan dari ancaman kebakaran.

 

banner 120x600
  • Bagikan

Comment