PEKALONGAN, Exposee.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Rizal Bawazier, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan di wilayah Pekalongan.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Rizal untuk turun langsung ke konstituen guna menyerap berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.
Dilansir dari cminews.co.id pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga aktivis pemuda.
Mendengar Suara Konstituen
Dalam sambutannya, H. Rizal Bawazier menyampaikan bahwa masa reses adalah kewajiban konstitusional bagi setiap anggota dewan untuk kembali ke Daerah Pemilihan (Dapil).
Ia menegaskan bahwa masukan dari warga akan menjadi bahan evaluasi dan diperjuangkan dalam rapat-rapat di tingkat pusat.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa suara masyarakat Pekalongan, mulai dari urusan keagamaan hingga persoalan ekonomi, sampai ke telinga pemerintah pusat. PKS berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi ini agar menjadi kebijakan yang pro-rakyat,” ungkap Rizal.
Fokus pada UMKM dan Ekonomi Kreatif
Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah masukan dari para pelaku UMKM di Pekalongan.
Mengingat Pekalongan sebagai kota industri kreatif dan batik, Rizal menekankan pentingnya pendampingan modal, pelatihan digitalisasi, serta akses pasar yang lebih luas agar pengusaha lokal dapat naik kelas.
Selain ekonomi, sektor pemuda juga menjadi perhatian. Tokoh-tokoh pemuda yang hadir menyampaikan aspirasi mengenai perlunya wadah kreativitas dan peningkatan skill agar generasi muda Pekalongan mampu bersaing di dunia kerja maupun kewirausahaan.
Dialog Lintas Tokoh
Kehadiran tokoh agama dan tokoh masyarakat memberikan dimensi penting dalam pembahasan mengenai kerukunan warga dan peningkatan kualitas infrastruktur di pelosok wilayah Pekalongan.
Rizal menyambut baik masukan-masukan tersebut dan berjanji akan melakukan koordinasi lintas komisi di DPR RI maupun dengan instansi terkait di tingkat daerah.
“Sinergi antara tokoh agama, masyarakat, dan pemuda adalah kunci kemajuan daerah. Semua aspirasi yang kami catat hari ini akan kami pilah sesuai prioritas untuk dicarikan solusi yang konkret,” tambahnya.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama, menunjukkan kedekatan antara wakil rakyat dengan masyarakat pemilihnya.

















Comment