PEMALANG, Exposee.id – Upaya memulihkan rasa aman serta membangkitkan kembali semangat belajar siswa-siswi SD Negeri 01 Kebondalem terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pada Senin (5/10/2026).
Kegiatan pendampingan psikologis (trauma healing) digelar secara menyeluruh untuk membantu memulihkan kondisi emosional para siswa pascakejadian yang mereka alami.
Kegiatan yang berlangsung ceria dan penuh kehangatan ini terselenggara atas sinergi antara Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), serta Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi).
Pemulihan Psikologis dan Penguatan Kepercayaan Diri
Tujuan utama dari pelaksanaannya adalah memulihkan kondisi psikologis anak-anak serta mengembalikan rasa aman, sehingga mereka dapat kembali mengikuti proses kegiatan belajar mengajar secara normal, tenang, dan nyaman.
Kepala Dinsos KBPP melalui Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dede Nadiyanah, menjelaskan bahwa trauma healing ini difokuskan untuk membangun kembali rasa percaya anak-anak terhadap lingkungan sekitar.
“Trauma healing ini dilakukan untuk membantu anak-anak kembali membangun kepercayaan terhadap orang lain, termasuk guru, teman, dan lingkungan sekolah. Kami sekaligus memberikan edukasi kepada para siswa untuk saling menyayangi, saling menolong, dan saling menjaga antar sesama teman,” terang Dede Nadiyanah.
Membangun Hubungan Positif di Sekolah
Melalui berbagai pendekatan interaktif dan permainan edukatif yang dipandu tim psikolog Himpsi, seluruh siswa diajak untuk melepas trauma serta mengekspresikan emosi mereka secara positif.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, Pemkab Pemalang berharap para siswa SDN 01 Kebondalem dapat:
Kembali menjalani aktivitas sekolah dengan rasa tenang dan percaya diri.
Memiliki keberanian untuk bersosialisasi tanpa rasa takut atau cemas.
Membangun hubungan interpersonal yang lebih harmonis dan ramah, baik antar sesama murid maupun dengan jajaran tenaga pendidik.

















Comment