Jakarta, Exposee.id– Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, menggelar rapat kerja strategis bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta pada Jumat (16/10).
Pertemuan tersebut membahas aspirasi masyarakat mengenai usulan pembukaan exit toll (pintu tol) baru di KM 306–307 yang menghubungkan kawasan Paduraksa–Sewaka, Kabupaten Pemalang.
Langkah diplomasi politik dan pembangunan ini diusung guna merespons kebutuhan mendesak mobilitas masyarakat serta mendorong efisiensi konektivitas di wilayah Pemalang dan sekitarnya.
Urgensi dan Dampak Strategis Pembukaan Exit Tol KM 306–307
Rizal Bawazier menegaskan bahwa keberadaan pintu tol di titik Paduraksa–Sewaka akan membawa dampak ekonomi dan sosial yang sangat signifikan, tidak hanya bagi wilayah Pemalang, tetapi juga kawasan sekitarnya.
“Jika pembukaan pintu tol di Paduraksa–Sewaka ini terealisasi, manfaatnya akan dirasakan secara meluas. Akses transportasi akan semakin cepat, biaya logistik dapat ditekan, dan pertumbuhan ekonomi kawasan selatan akan melaju pesat,” ujar Rizal Bawazier.
Manfaat Utama Bagi Kawasan Pemalang dan Sekitarnya
Beberapa potensi multiplier effect dari realisasi pembangunan exit toll ini antara lain:
Membuka Akses Pemalang Selatan
Kawasan Pemalang bagian selatan selama ini membutuhkan akses transportasi bebas hambatan yang lebih dekat untuk mempercepat distribusi hasil bumi, produk UMKM, serta industri lokal.
Konektivitas Antar-Kabupaten (Banyumas, Purbalingga, Tegal Selatan, dan Cilacap)
Akses ini menjadi jalur penghubung vital bagi kendaraan dari dan menuju kawasan Banyumas Raya serta Jawa Tengah bagian tengah-selatan, sehingga pengemudi tidak perlu berputar jauh melewati jalur arteri kota yang sering memicu kemacetan.
Peningkatan Efisiensi Logistik & Pariwisata
Waktu tempuh distribusi barang logistik dan mobilitas wisatawan menuju destinasi unggulan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan akan jauh lebih singkat dan efisien.
Respon Kementerian Pekerjaan Umum
Dalam rapat tersebut, jajaran Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh Rizal Bawazier.
Pihak Ditjen Bina Marga berkomitmen untuk melakukan kajian teknis (feasibility study), analisis bangkitan lalu lintas (traffic generation), serta berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait guna menilai kelayakan dan tahapan perencanaan proyek tersebut.
Rizal Bawazier berharap sinergi antara DPR RI dan Kementerian PU ini dapat terus dikawal hingga tahap realisasi, demi mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

















Comment