Perkuat Perlindungan Pekerja Migran: Bupati Pemalang Buka FGD Tata Kelola Awak Kapal Perikanan

  • Bagikan
954af3dbd56c42b9851d08f3dfe625f186c968e248056de6731b4281ad462ce9.0

Pemalang, exposee.id– Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi membuka Forum Group Discussion (FGD) bertema:

“Menuju Kepastian Tata Kelola Perlindungan dan Penempatan Awak Kapal Perikanan Migran dalam Kewenangan Daerah, Nasional, Regional, dan Internasional” di Hotel Wijaya Pemalang, Rabu (15/10/2025).

 

Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang disebutnya sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperbaiki tata kelola serta meningkatkan perlindungan dan penempatan awak kapal perikanan migran.

 

Kelompok Rentan dan Kontribusi Besar

Bupati Anom menekankan bahwa FGD ini merupakan forum strategis untuk merumuskan langkah konkret guna meningkatkan perlindungan, kesejahteraan, dan kepastian hukum bagi para pekerja migran di sektor perikanan.

 

Ia mengakui bahwa awak kapal perikanan migran memiliki kontribusi besar dalam sektor perikanan dan kelautan.

Namun, di sisi lain, mereka adalah kelompok yang rentan terhadap pelanggaran hak dan eksploitasi.

 

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan tata kelola yang mencakup pengaturan yang jelas, pengawasan yang efektif, serta koordinasi antar lembaga di berbagai tingkatan,” tambah Bupati.

 

Harapan Lahirnya Rekomendasi Kebijakan

 

Bupati Anom mengajak seluruh pemangku kepentingan, yang terdiri dari OPD terkait, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga aparat penegak hukum, untuk bersinergi lintas sektor.

Sinergi ini diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan dapat saling melengkapi dan memperkuat perlindungan hak asasi manusia serta keadilan sosial.

 

Melalui forum ini, Bupati Anom berharap lahir rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan dapat diimplementasikan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi mencari solusi terbaik bagi perlindungan awak kapal perikanan migran.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment