Penyuluhan KB MKJP IUD dan Implant Tingkatkan Pemahaman Masyarakat di Kecamatan Daha Utara

  • Bagikan
Penyuluhan KB MKJP IUD dan Implant yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Penyuluhan KB MKJP IUD dan Implant yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Daha Utara, exposee.id – Balai Penyuluhan KB Kecamatan Daha Utara melaksanakan kegiatan Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD dan Implant pada Rabu, 11 Pebruari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi secara mendalam kepada masyarakat mengenai pilihan alat kontrasepsi jangka panjang yang aman, efektif, dan berkualitas.

Kegiatan penyuluhan menghadirkan Ibu Mia sebagai narasumber dari Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINKES PPKB) Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dalam paparannya, Ibu Mia menjelaskan bahwa KB MKJP merupakan metode kontrasepsi yang memiliki masa kerja panjang, tingkat kegagalan sangat rendah, serta sangat dianjurkan bagi pasangan usia subur yang ingin menunda, menjarangkan, atau menghentikan kehamilan.

Lebih lanjut, Ibu Mia menerangkan bahwa IUD (Intra Uterine Device) adalah alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim dan dapat digunakan dalam jangka waktu 5 tahun, tergantung jenisnya. IUD bekerja dengan cara mencegah terjadinya pembuahan, serta menghambat pergerakan sperma. Keunggulan IUD antara lain efektivitas tinggi, tidak mengganggu produksi ASI, tidak memengaruhi kesuburan jangka panjang, serta dapat dilepas kapan saja apabila pasangan menginginkan kehamilan kembali.

Sementara itu, Implant adalah alat kontrasepsi berbentuk batang kecil yang dipasang di bawah kulit lengan atas dan dapat bekerja selama 3  tahun. Implant bekerja dengan cara melepaskan hormon yang dapat mencegah ovulasi serta menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Keunggulan Implant yaitu praktis, tidak perlu diingat setiap hari, aman untuk ibu menyusui, serta memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.

Selain keunggulan, Ibu Mia juga menjelaskan beberapa kelemahan atau efek samping yang mungkin terjadi, seperti perubahan pola haid, bercak darah, atau haid tidak teratur, terutama pada awal pemakaian. Namun demikian, efek tersebut bersifat sementara dan tidak membahayakan kesehatan apabila dipantau oleh tenaga kesehatan.

Peserta penyuluhan yang terdiri dari Kader IMP, Pasangan Usia Subur (PUS), serta Kelompok KB di Kecamatan Daha Utara tampak antusias mengikuti kegiatan. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait keamanan, prosedur pemasangan, serta mitos-mitos yang berkembang di masyarakat mengenai penggunaan IUD dan Implant.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Daha Utara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya KB MKJP sebagai solusi efektif dalam perencanaan keluarga, sehingga dapat membantu menekan angka kelahiran, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment