PEMALANG, Exposee.id – Warga Perumahan Kota Bale Agung (KBA) Blok F40, Desa Saradan, Pemalang, digemparkan oleh penemuan mayat seorang wanita bernama Kusumawati (38) di dalam kamar mandi rumah terduga pelaku, Romadlon alias Slamet, pada Minggu (23/11/2025) malam.
Kondisi korban sangat mengenaskan: ditemukan dalam posisi terikat tali tambang dari tangan hingga kaki, dan bagian kepalanya terbungkus plastik transparan.
Detik-Detik Penemuan dan Pelarian Dramatis Pelaku
Penemuan mayat bermula dari kejanggalan yang dirasakan saksi, Tedi Santoso. Tedi sebelumnya diminta oleh Romadlon alias Slamet untuk dijemput di Rumah Sakit Santa Maria, dengan alasan mengambil sepeda motor di rumah Slamet di KBA Saradan.
Setelah diantar, Slamet masuk ke rumahnya. Namun, setelah ditunggu satu jam di depan rumah, Slamet tak kunjung keluar.
Tedi kemudian menghubungi pelapor, Sukim (56). Keduanya lantas memutuskan membuka paksa pintu rumah bernomor F-40 tersebut.
Slamet tidak ditemukan di dalam rumah, tetapi perhatian mereka tertuju ke kamar mandi, tempat korban, Kusumawati, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi terikat.
Jejak Pelarian Terekam Kamera Pengawas
Setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim Inafis dan Polisi menemukan beberapa kejanggalan yang menguatkan dugaan pelarian dramatis Slamet:
- Temuan di Kamar Depan: Ditemukan bercak darah di kasur lipat kamar depan.
- Jalur Kabur: Ditemukan asbes fiber yang sudah dijebol dan sepasang sandal terduga pelaku di atas asbes.
Polisi menduga kuat Romadlon alias Slamet melarikan diri segera setelah menghabisi nyawa korban, dengan cara menjebol plafon rumah dan naik ke genting.
Aksi pelarian ini sempat membuat gaduh. Warga sekitar menyatakan Slamet sempat turun dari genting dan menggedor-gedor pintu belakang rumah warga lain sebelum akhirnya kabur ke arah selatan.
Momen pelarian tersebut terekam jelas oleh CCTV rumah warga. Rekaman menunjukkan seorang pria yang diduga kuat Slamet, berlari kencang dari permukiman warga.
Rekaman ini kini menjadi bukti kunci bagi pihak kepolisian untuk memburu terduga pelaku.
Hubungan Korban dan Hasil Visum
Korban Kusumawati (38) diketahui merupakan warga Desa Lawangrejo, Pemalang.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban dan terduga pelaku ternyata masih tinggal dalam satu desa dan berdekatan rumahnya.
Keduanya juga diketahui sudah memiliki pasangan dan anak masing-masing. Motif di balik pembunuhan tragis ini masih didalami oleh pihak Polres Pemalang.
Hasil visum luar oleh dokter Puskesmas Paduraksa menunjukkan kondisi korban:
Ditemukan lebam pada muka, pipi kanan memar, dan perut membuncit.
Terdapat bekas tali melingkar pada leher (namun tidak terlalu dalam).
“Korban diduga meninggal karena kehabisan oksigen dan diperkirakan meninggal sekitar enam jam sebelum visum dilakukan, dilihat dari kondisi mayat yang masih kaku,” terang Dr. Mochamad Iqbal.
Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku, Romadlon alias Slamet, masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

















Comment