Pasca Banjir Pulosari: Pemulihan Jembatan dan Hunian Warga Jadi Prioritas Utama di Desa Penakir

  • Bagikan
IMG 20260213 011954 scaled 1

PEMALANG, Exposee.id – Fokus penanganan pasca-bencana banjir bandang di Desa Penakir kini diarahkan pada dua sektor vital: pemulihan akses infrastruktur dan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak.

Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas ekonomi dan sosial warga kembali berjalan normal, Kamis (12/2/2026).

 

Tantangan Infrastruktur: Jembatan Darurat Kembali Rusak

Kepala Desa Penakir, Agus Riyadi, mengungkapkan bahwa semangat gotong royong warga sempat berhasil membangun dua jembatan darurat. Namun, faktor cuaca menjadi kendala utama.

 

Kondisi Terkini: Satu jembatan darurat di Dusun Sawangan kembali rusak akibat peningkatan debit Sungai Gintung.

 

Langkah Pemdes: Prioritas saat ini adalah membuka kembali akses yang terputus sebelum melangkah ke pembangunan hunian permanen.

 

Skema Penanganan Hunian & Relokasi

Pembagian tugas dilakukan secara sistematis untuk mempercepat pemulihan tempat tinggal warga:

 

Rusak Ringan & Sedang: Ditangani oleh Pemerintah Desa melalui pendistribusian donasi material (semen, pasir, batu).

 

Rusak Berat & Hilang: Diambil alih oleh Disperkim Kabupaten Pemalang.

 

Kendala Relokasi: Dari 7 rumah di Dukuh Sawangan dan beberapa di Dukuh Krajan yang siap dibangun, terdapat satu warga (Sahud) yang masih terkendala lokasi karena lahan lama berada di Zona Merah dan belum mendapat persetujuan relokasi dari Pemkab.

 

Normalisasi Lahan dan Ladang

Selain hunian, pembersihan lahan pertanian yang tertimbun material kayu dan batu besar juga menjadi target ke depan.

 

“Pemdes sedang mengupayakan bantuan alat berat dari BPBD. Secara pribadi, saya juga siap mendukung dengan alat berat sewa jika memang dibutuhkan segera oleh warga,” tegas Agus Riyadi.

 

Dukungan Sosial dari Dunia Usaha

Kepedulian terhadap korban bencana juga datang dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Pemalang. Wakil Ketua Apindo, Aditya Wijaya, menyerahkan langsung bantuan berupa 600 potong pakaian baru untuk warga Penakir.

“Anggota kami sudah bergerak sejak hari ke-2 pasca-bencana. Bantuan resmi hari ini adalah bentuk komitmen pengusaha untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat Pulosari,” ungkap Aditya.

 

Poin Strategis Pemulihan Penakir:

Akses: Normalisasi jembatan darurat yang tergerus arus.

 

Hunian: Pembangunan kembali rumah rusak berat di bawah koordinasi Disperkim.

 

Lahan: Pembersihan material banjir di area ladang menggunakan alat berat.

 

Logistik: Penyaluran bantuan sandang dari sektor swasta.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment