Exposee.id – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) meluncurkan Program 10.000 Hunian Pekerja untuk memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki hunian yang layak, terjangkau, dan dekat dengan tempat kerja.
Program ini diwujudkan melalui pembangunan Griya Pekerja, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 55 Tahun 2015.
Selain menyediakan hunian, program ini juga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui pembangunan infrastruktur perumahan.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), baru-baru ini meletakkan batu pertama pembangunan Griya Pekerja Pasar Minggu, Jakarta.
Pembangunan ini merupakan kolaborasi Kemenko PM dengan BPJS Ketenagakerjaan, yang memungkinkan pekerja memiliki hunian pertama yang layak.
Menurut Cak Imin, hunian yang dekat dengan lokasi kerja akan mengurangi biaya transportasi yang selama ini cukup membebani pekerja di kota besar.
“Program ini akan membantu pekerja mengurangi pengeluaran, meningkatkan pendapatan, dan memberikan akses lingkungan yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Data BPS menunjukkan backlog perumahan pada 2024 mencapai 13,9%, menunjukkan sulitnya pekerja mendapatkan hunian layak.
Selain itu, biaya transportasi pekerja mencapai 12,46% dari total gaji bulanan, sementara angka kecelakaan kerja saat perjalanan mencapai 29% dari 422.000 kasus kecelakaan kerja.
Program 10.000 Hunian Pekerja hadir untuk menjawab tantangan ini.
Pembangunan Griya Pekerja akan dilakukan bertahap di beberapa lokasi di Pulau Jawa:
Pasar Minggu, Jakarta: 1 Twin Block, 64 kamar
Gresik, Jawa Timur: 6 Twin Block, 750 kamar
Banten: 6 Twin Block, 750 kamar
Jawa Tengah: 6 Twin Block, 750 kamar
Renovasi Cikarang, Jawa Barat
Pekerja dapat menyewa hunian ini selama maksimal tiga tahun dan kemudian mengikuti program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan untuk memiliki hunian mandiri.
“Dengan hunian yang layak, pekerja akan lebih tenang, lebih semangat, dan lebih produktif. Ini tentu akan memperkuat perekonomian nasional,” pungkas Cak Imin.

















Comment