Pemalang, Exposee.id – Kabar gembira bagi pengguna jalan di wilayah selatan Kabupaten Pemalang. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan hasil preservasi dua ruas jalan utama, yakni jalan Pemalang–Bantarbolang dan jalan Randudongkal–Moga, di Balai Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, Rabu (18/2/2026).
Proyek yang diselesaikan pada kuartal akhir tahun 2025 ini menelan anggaran hampir Rp50 miliar dan diproyeksikan menjadi jalur andalan yang aman serta nyaman bagi masyarakat.
Berdasarkan data dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah, berikut adalah rincian pengerjaan pada kedua ruas tersebut:
Ruas Jalan Panjang Penanganan Konstruksi Aspal Konstruksi Beton
- Randudongkal – Moga 4,180 km 1,575 km 2,605 km
- Pemalang – Bantarbolang 5,731 km 3,996 km 1,735 km
Komitmen Pelayanan Jelang Mudik Lebaran
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan bahwa preservasi jalan adalah prioritas mutlak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Beliau juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka jika masih ada ruas jalan lain yang belum tertangani maksimal.
“Kami mohon maaf apabila masyarakat masih menjumpai jalan berlubang. Kami bersama Dinas PUPR berkomitmen agar seluruh pekerjaan preservasi jalan provinsi sepanjang 2.420 km segera diselesaikan, terlebih menjelang arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Gubernur.
Gubernur menjelaskan bahwa pengerjaan jalan memerlukan kondisi cuaca yang tepat agar hasilnya benar-benar berkualitas dan tahan lama.
Sinergi Kepala Daerah se-Pantura Barat
Acara peresmian ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-kepala daerah di wilayah tetangga. Gubernur didampingi oleh:
- Bupati Pemalang: Anom Widiyantoro
- Bupati Tegal: Ischak Maulana Rohman
- Bupati Brebes: Paramitha Widya Kusuma
Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas wilayah dalam memastikan jalur penghubung antar-kabupaten tetap prima.
Harapan Dampak Ekonomi
Tuntasnya proyek ini diharapkan tidak hanya melancarkan lalu lintas, tetapi juga menghidupkan sektor pariwisata dan perdagangan di wilayah Pemalang Selatan (Bantarbolang, Randudongkal, hingga Moga). Jalan yang mulus berarti biaya logistik yang lebih rendah bagi petani dan pedagang lokal.
Poin Utama Peresmian:
- Lokasi: Balai Desa Kecepit, Randudongkal.
- Total Nilai Proyek: Hampir Rp50 Miliar.
- Fokus Utama: Mendukung kelancaran arus mudik 2026 dan ekonomi lokal.
- Prinsip Kerja: Preservasi cepat dengan kualitas maksimal.
















Comment