PEMALANG, Exposee.id– Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pemalang menggelar aksi kemanusiaan berupa Bakti Sosial (Baksos) skrining kehamilan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Pabuaran, Kecamatan Bantarbolang, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan ini menyasar warga Desa Pabuaran dan Desa Sarwodadi yang selama ini memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat lanjut.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua IDI Pemalang, dr.Aris Munandar, jajaran pengurus IDI, Kepala Puskesmas Bantarbolang dr.Mustofa, serta dr.Manoefi selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang.
Alasan Pemilihan Desa Pabuaran
Kepala Puskesmas Bantarbolang, dr.Mustofa, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Pabuaran sebagai lokasi baksos didasarkan pada kondisi geografisnya yang relatif terpencil.
“Kami memilih Desa Pabuaran karena aksesnya yang jauh menuju Puskesmas terdekat maupun rumah sakit. Tujuan utama kami adalah mendekatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil agar bisa diperiksa langsung oleh dokter spesialis kandungan,” ujar dr.Mustofa.
Peran Ganda dr.Manoefi: Profesionalisme dan Kepedulian
Hadirnya dr.Manoefi memberikan warna tersendiri. Meski menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, ia menegaskan kehadirannya adalah bentuk dedikasi sebagai tenaga medis.
“Saya hadir di sini sebagai dokter dan anggota IDI. Kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan bantuan sosial sudah sering saya lakukan jauh sebelum menjabat sebagai Ketua PKK. Namun, sebagai Ketua PKK, saya juga menggunakan kesempatan ini untuk menggali potensi desa dan mendengar keluhan warga,” tutur dr.Manoefi.
Dalam kunjungannya, dr.Manoefi juga menyoroti kondisi Desa Pabuaran yang masih menjadi area blank spot (susah sinyal) dan terisolir secara infrastruktur.
Infrastruktur Jadi Kunci Ekonomi
Terkait kondisi jalan rusak dan akses vital jembatan desa yang sudah sangat memprihatinkan menghubungkan Desa Pabuaran, dr.Manoefi menyatakan telah mengidentifikasi titik-titik kerusakan tersebut.
Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai akses vital desa pabuaran merupakan prioritas utama Bupati Pemalang.
“Bapak Bupati berkomitmen menyelesaikan masalah infrastruktur jalan, termasuk akses vital jembatan penghubung dua desa yakni pabuaran dan sarwodadi, Jika anggaran 2025 belum mencukupi, akan direncanakan masuk di anggaran 2026 dan seterusnya. Semua jalan di Kabupaten Pemalang harus halus karena ini adalah jalur vital perekonomian,” tambahnya.
Apresiasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Pabuaran menyambut haru kehadiran tim IDI. Baginya, ini adalah momen bersejarah bagi warga Pabuaran yang selama ini jarang tersentuh program bakti sosial kesehatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada IDI Pemalang dan dr.Aris Munandar. Harapan kami, Pabuaran tidak lagi dianaktirikan. Semoga setelah ini jalan dan jembatan kami diperbaiki, apalagi akses ini sudah menembus ke Jati Royong. Jika jalannya baik, Pabuaran bisa jadi jalan alternatif dan ekonomi warga pasti meningkat,” ungkap Kades Pabuaran.
Kegiatan yang juga dikawal oleh Babinsa Huraeroroh ini berjalan lancar. Selain pemeriksaan kesehatan.
IDI juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat guna menekan angka stunting dan kematian ibu/bayi di wilayah pelosok Pemalang.

















Comment