PEMALANG, Exposee.id – Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026. Upacara pembukaan digelar di Pendopo Balai Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Rabu (22/4/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
Sebagai tanda dimulainya program, Bupati Anom bersama Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Muhammad Arif, menandatangani berita acara serah terima pelaksanaan program.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada Bapak Sardi, warga setempat yang membutuhkan.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan bahwa TMMD adalah program strategis yang menggabungkan kekuatan TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di pelosok desa.
“Keberhasilan TMMD sangat bergantung pada semangat gotong royong. Kita ingin desa-desa di Kabupaten Pemalang semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera melalui kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Anom.
Sasaran Fisik dan Alokasi Anggaran
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai dari 22 April hingga 21 Mei 2026. Berikut adalah detail teknis pelaksanaannya:
Lokasi: Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan.
Sasaran Fisik Utama: Pembangunan talud jalan sepanjang 801 meter.
Total Anggaran: * Pemkab Pemalang: Rp225 Juta (Bantuan Keuangan Desa).
Pemprov Jawa Tengah: Rp246 Juta.
Pembangunan talud ini dinilai krusial untuk menjaga ketahanan badan jalan dari potensi longsor dan kerusakan, mengingat jalur tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas ekonomi warga desa.
Dukungan Lintas Instansi
Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Forkopimcam Petarukan, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Petarukan.
Kehadiran para pejabat ini menegaskan dukungan penuh lintas sektoral terhadap program TMMD sebagai instrumen pembangunan desa yang efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Melalui pembangunan infrastruktur ini, diharapkan konektivitas antar-wilayah di Petarukan menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. (red)
















Comment