Aktivis Ancam Bubarkan Acara “Inspiring Teacher Day,” Sebut Ada Pungli Berkedok Pelatihan Guru

  • Bagikan
IMG 20250823 WA0009

Pemalang, Exposee.id – Acara bertajuk “Inspiring Teacher Day” yang mencatut nama Bupati Pemalang menuai kontroversi.

Kegiatan yang dijadwalkan ulang pada 30 Agustus 2025 ini disebut sebagai praktik pungutan liar (pungli) berkedok pelatihan, di mana para guru dibebani biaya Rp 200.000 per orang.

Menanggapi hal ini, Ketua Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya (GEMPAR), Chafidz Sukron, melontarkan ancaman keras. Ia menyatakan akan membubarkan acara yang rencananya digelar di kawasan Widuri tersebut.

“Ya, kami akan bubarkan acara pungli berkedok pelatihan keterampilan guru itu,” ujarnya.

 

Tudingan Adanya Pemaksaan dan Pengondisian

 

Menurut Sukron, pihaknya telah mengantongi banyak bukti kuat yang menunjukkan adanya pemaksaan dan pengondisian agar para guru ikut serta.

“Ada instruksi melalui grup-grup guru yang mendesak mereka untuk mengisi daftar kehadiran, yang kemudian akan dilaporkan kepada atasan,” jelasnya.

Sukron berharap praktik pungli dalam bentuk apa pun tidak terulang lagi.

Ia menegaskan bahwa pungutan yang tidak diatur oleh undang-undang adalah ilegal.

Dengan nada geram, ia menyebut praktik ini sebagai sesuatu yang sudah berulang kali terjadi.

“Sesungguhnya kami sudah jengah lihat tingkah pongah Bupati Pemalang ini. Dulu ramai pungli berkedok agama dengan modus infak siswa, sekarang gurunya juga mau dipungliin juga,” kata Sukron.

Ia berharap tidak ada lagi praktik pungli yang dibungkus dengan berbagai modus, seperti yang dikatakannya, “utekmu nang ndi!!!”

banner 120x600
  • Bagikan

Comment