Pemalang, – Enam mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Usuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan baru saja menyelesaikan Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang intensif selama 31 hari di Kantor Redaksi Warta Nasional. Proses penarikan mahasiswa ini secara resmi dilakukan pada Rabu, 30 Juli 2025, menandai berakhirnya periode pembelajaran transformatif mereka.
Selama kurang lebih satu bulan penuh, para mahasiswa KPI ini tidak sekadar menjadi pengamat, melainkan terlibat langsung dalam berbagai aspek dunia jurnalistik. Mereka merasakan langsung dinamika redaksi, mulai dari proses peliputan berita, penulisan artikel yang memenuhi standar media, editing, hingga pengelolaan media digital. Lebih dari itu, mereka juga diberi tanggung jawab khusus, seperti evaluasi berita, belajar menjadi host podcast, dan mengedit konten audiovisual.
Dimas Prasetya, MA, Dosen Pembimbing Prodi KPI, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Warta Nasional. “Kami sangat berterima kasih, tidak hanya praktik di redaksi tetapi juga bisa diajak silaturahmi media ke Bupati dan Wakil Bupati Pemalang dan sejumlah narasumber yang lain,” ungkap Dimas. Ia menekankan bahwa program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis sekaligus memperluas jaringan profesional mereka, menjadikannya bekal penting bagi karier jurnalistik mereka di masa depan.
Karya Nyata dan Pengakuan Redaksi
Intan Hidayat, Pimpinan Redaksi Warta Nasional, tidak sungkan memberikan pujian atas dedikasi dan kontribusi para mahasiswa. “Mahasiswa dari prodi KPI FUAD UIN Gusdur Pekalongan ini sangat antusias dan cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja kami. Mereka juga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang layak diterbitkan,” ujar Intan.
Sebagai salah satu media yang konsisten menerima program PPL, Warta Nasional menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di bidang jurnalistik. “Kami terus membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin belajar dan mengembangkan keterampilan jurnalistik mereka,” tambah Intan, menegaskan peran media dalam mencetak talenta baru.
Salah satu mahasiswa peserta PPL, Maulida Khairunnisa, berbagi kesan positifnya. “Kami belajar langsung dari para jurnalis profesional, memahami etika jurnalistik, serta bagaimana menghadapi tantangan di lapangan. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami,” tuturnya, menggambarkan esensi pembelajaran langsung yang mereka dapatkan.
Dengan berakhirnya program PPL ini, diharapkan para mahasiswa telah mengalami transformasi signifikan, siap menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk membangun karier yang sukses, baik sebagai jurnalis profesional maupun dalam bidang media lainnya.
















Comment