Wabup Nurkholes Apresiasi “Manunggal Leadership Retret” Jateng, Dorong Kekompakan di Pemalang

  • Bagikan

SEMARANG, Exposee.id – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, menyatakan kebanggaannya dapat mengikuti “Manunggal Leadership Retret: Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Acara ini bertujuan untuk menyatukan arah kepemimpinan dan memperkuat kolaborasi antar pemangku kebijakan daerah.

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Lapangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jateng pada Selasa (10/6/2025) ini diikuti oleh 438 peserta, meliputi wakil bupati/walikota, kepala OPD, direktur BUMD, hingga pejabat administrator.

Sinergi dan Kolaborasi sebagai Kunci Pembangunan

Gubernur Ahmad Luthfi dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam membangun Jawa Tengah.

“Membangun Jawa Tengah tidak bisa dilakukan secara kasuistik, tidak bisa apple to apple. Tetapi dibutuhkan sinergi dan kolaborasi. Tidak boleh ada ego sektoral. Tapi di situ ada nafas kebersamaan dalam rangka membangun Jawa Tengah,” tegas Luthfi.

Retret ini juga menjadi bagian dari pemenuhan pengembangan kompetensi ASN, sejalan dengan PP Nomor 11 Tahun 2017, serta mengintegrasikan program Jawa Tengah dengan Asta Cita Presiden RI.

Kesan Positif dari Wakil Bupati Nurkholes

Nurkholes merasa bangga bisa hadir dalam acara ini.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat mempererat kerja sama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota.

“Ini tentunya membanggakan sekali saya hadir pada acara manunggal leadership retret, harapannya ini menjadikan kerjasama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota sehingga kami diundang di sini dalam rangka kesatuan dan guyub untuk membangun Jateng,” ungkapnya.

Ia juga terkesan dengan penyampaian materi dari Gubernur yang dinilai humoris dan menciptakan suasana tanpa sekat antara pemimpin dan yang dipimpin.

Nurkholes melihat banyak pelajaran yang bisa diterapkan di Kabupaten Pemalang.

“Bahwa untuk membangun itu tidak perlu gagah-gagahan tetapi adalah kekompakan, kesatuan dan guyubnya masyarakat,” imbuhnya.

Nurkholes berharap kegiatan serupa dapat diadakan di Kabupaten Pemalang.

Tujuannya agar seluruh jajaran, mulai dari Kepala Daerah, OPD, hingga Kepala Desa, dapat memiliki satu frekuensi dan bergerak bersama dalam membangun Kabupaten Pemalang.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment