Melampaui Target hingga 112 Persen, Bulan Dana PMI Pemalang 2026 Resmi Ditutup dengan Realisasi Rp1,79 Miliar

  • Bagikan
IMG 20260708 145032 scaled

PEMALANG, Exposee.id – Pemerintah Kabupaten Pemalang secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang Tahun 2026 dalam acara Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), Serah Terima, dan Penutupan Bulan Dana PMI yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (7/7/2026).

Acara penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, setelah penggalangan dana kemanusiaan ini berhasil melampaui target dengan realisasi mencapai Rp1.793.962.903,00 atau sekitar 112 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp1.600.000.000,00.

Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Pemalang, Khaeron, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan penghimpunan dana berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 1 April hingga 30 Juni 2026.

Rincian Penerimaan dan Alokasi Dana Kemanusiaan

Dari total penghimpunan dana bersih setelah dikurangi biaya operasional penyelenggaraan, pengalokasian dana kemanusiaan PMI Tahun 2026 dirinci sebagai berikut:

Keterangan AlokasiJumlah (Rupiah)persentase / Catatan

Total Realisasi BersihRp1.793.962.903,00112% dari Target Rp1,6 Miliar

Setoran ke PMI Jawa TengahRp179.396.290,0010% sesuai ketentuan regulasi organisasi

Dana Efektif PMI Kab. Pemalang Rp1.614.566.613,00 Digunakan untuk program sosial dan bencana daerah.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia, Dewan Kehormatan PMI, para relawan, camat, kepala UPTD, unsur TNI-Polri, hingga seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi aktif.

“Capaian luar biasa ini merupakan buah dari kepedulian, kerja sama, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat Pemalang. PMI adalah wadah kemanusiaan yang memberi ruang luas bagi kita untuk beramal sesuai kemampuan,” ujar Bupati Anom.

“Jika belum memiliki dana, kita bisa mendonorkan darah. Jika belum bisa donor darah, kita masih bisa menyumbangkan tenaga, pemikiran, maupun semangat kebersamaan. Semua bentuk kepedulian itu sangat berarti bagi sesama,” tambahnya.

Peran Strategis PMI: Tanggap Bencana hingga Edukasi Generasi Muda

Selain aktif dalam aksi tanggap darurat dan penanganan bencana alam—baik di skala lokal Pemalang maupun partisipasi pada bencana nasional—Bupati juga menggarisbawahi peran strategis PMI dalam membina karakter generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR).

Edukasi sejak dini dinilai penting untuk membentuk mentalitas generasi muda yang sehat, peduli sesama, serta terbenteng dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan gaya hidup tidak sehat.

Di akhir sambutannya, Bupati Anom mendorong PMI Kabupaten Pemalang untuk terus memperluas jaringan kolaborasi—baik dengan pemerintah daerah, sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas di tingkat desa—agar aksi-aksi kemanusiaan dapat dirasakan manfaatnya secara lebih masif dan merata.

Turut hadir dalam perhelatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang, Ketua PMI Kabupaten Pemalang, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pemalang.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment