Exposee.id — Kali Bekasi kembali berstatus siaga menyusul kiriman debit air dari wilayah hulu Bogor, Sabtu (31/1/2026) dini hari.
Peningkatan debit air tersebut ditandai dengan aktifnya sirine peringatan dini banjir di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara dikutip dari Instagram
Kenaikan debit Kali Bekasi mulai terpantau sejak malam hari, seiring aliran air dari pertemuan Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi yang mengarah ke wilayah Kota Bekasi.
TMA Kali Bekasi Capai 480 Cm
Berdasarkan data BPBD Kota Bekasi, tinggi muka air (TMA) Kali Bekasi di titik pertemuan Cikeas–Cileungsi pada pukul 02.00 WIB tercatat mencapai 480 sentimeter, atau berada pada status Siaga 3.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan debit air yang signifikan, meski belum masuk ke fase kritis. Namun demikian, warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Sebagai pembanding, pada banjir besar Maret 2025, TMA Kali Bekasi sempat mencapai 875 sentimeter, yang menyebabkan genangan luas di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.
Sirine Dini Aktif, Warga Diminta Siaga
Aktivasi sirine peringatan dini banjir di kawasan Lebak Teluk Pucung dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus peringatan awal bagi warga agar bersiap menghadapi potensi luapan air apabila debit terus meningkat.
BPBD mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir untuk:
Memantau perkembangan tinggi muka air Kali Bekasi secara berkala
Mengamankan barang-barang berharga dan dokumen penting
Bersiap melakukan evakuasi mandiri jika status siaga meningkat
Menghindari aktivitas di bantaran sungai
Kiriman Air Bogor Jadi Pemicu
Kiriman air dari wilayah hulu, khususnya Bogor dan sekitarnya, kerap menjadi pemicu utama kenaikan debit Kali Bekasi, terutama saat curah hujan tinggi terjadi secara merata di wilayah hulu dan hilir.
Apabila intensitas hujan di kawasan hulu masih tinggi, status siaga Kali Bekasi berpotensi meningkat, sehingga warga diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
Saat ini, pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi aliran sungai serta kesiapan wilayah rawan banjir di Kota Bekasi.

















Comment