PEKALONGAN, Exposee.id— Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah X (Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang), Rizal Bawazier, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke lembaga pendidikan berbasis karakter Islam.
Kali ini, wakil rakyat dari Fraksi PKS tersebut Rizal Bawazier menyambangi Kuttab Al Fauzan Kota Pekalongan guna menyerap aspirasi secara langsung dari para pengelola, tenaga pendidik, hingga wali santri.
Kehadiran Rizal Bawazier disambut hangat dan antusias oleh pihak yayasan, jajaran guru, serta para santri.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk mendengarkan masukan dari akar rumput terkait pengembangan kualitas pendidikan nasional, khususnya model pendidikan berbasis adab dan Al-Qur’an.
Dukung Pendidikan Berkarakter dan Nilai Keagamaan
Dalam dialog interaktif bersama pengelola Kuttab Al Fauzan, Rizal menyampaikan apresiasinya terhadap konsep pendidikan kuttab yang berfokus pada pembentukan karakter, penanaman adab, serta pemahaman Al-Qur’an sejak dini.
Menurutnya, fondasi moral yang kuat sangat penting untuk membentengi generasi muda di tengah arus digitalisasi yang pesat.
“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan mental, adab, dan moral anak. Model pendidikan seperti Kuttab Al Fauzan ini memegang peranan kunci dalam melahirkan generasi penerus yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki ketakwaan yang kokoh,” ujar Rizal Bawazier.
Tampung Aspirasi Sarana dan Pengembangan Kurikulum
Selama pertemuan, pihak pengelola dan para ustaz/ustazah Kuttab Al Fauzan menyampaikan sejumlah aspirasi dan dinamika yang dihadapi lembaga pendidikan swasta berbasis keagamaan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian di antaranya pengembangan sarana pendukung pembelajaran, dukungan bagi kesejahteraan tenaga pengajar, serta kemudahan regulasi integrasi kurikulum.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Rizal menyatat seluruh poin penting untuk dikawal dan dikoordinasikan dengan pemangku kebijakan terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi catatan penting bagi kami di parlemen. Kami akan mengupayakan agar kebijakan sektor pendidikan dapat dirasakan secara adil dan merata, termasuk bagi lembaga-lembaga pendidikan keagamaan non-formal maupun independen yang telah nyata berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan kunjungan kerja diakhiri dengan sesi doa bersama serta foto beriringan dengan para guru dan santri Kuttab Al Fauzan Kota Pekalongan.
Para pengelola berharap kunjungan anggota DPR RI ini mampu menghadirkan dorongan nyata bagi keberlangsungan dan kemajuan pendidikan Islam terpadu di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.
















Comment