PEMALANG, Exposee.id– Mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta jajaran melakukan ziarah ke Kompleks Makam Suronatan yang terletak di belakang Masjid Agung Pemalang, Rabu pagi, 21/01/2026.
Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada para pendiri dan pejuang yang telah meletakkan fondasi bagi Kabupaten Pemalang.
Refleksi Perjuangan dan Kearifan Lokal
Usai memanjatkan doa, Bupati Anom menekankan pentingnya mengingat kembali jasa para pendahulu untuk menjadi kompas dalam membangun Pemalang di masa depan.
“Perjuangan Pemalang ke depan tidak kalah berat dengan perjuangan beliau-beliau. Ini menyemangati kita untuk senantiasa mawas diri, berpegang pada kearifan lokal, dan nilai-nilai agama demi membawa Pemalang ke arah yang lebih baik sesuai cita-cita leluhur,” jelas Anom.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai warisan leluhur, seperti:
- Guyub Rukun: Menjaga keharmonisan antarwarga.
- Tepo Seliro: Saling menghargai dan bertoleransi.
- Gotong Royong: Bekerja bersama demi kemajuan daerah.
Harapannya, melalui nilai-nilai tersebut, visi Pemalang yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur (negeri yang baik dan penuh ampunan Tuhan) serta Gemah Ripah Loh Jinawi dapat benar-benar terwujud.
Suronatan: Menuju Cagar Budaya Internasional
Ketua Pengurus Kompleks Makam Suronatan, Noer Mochamad Alie, mengungkapkan bahwa situs ini telah resmi tercatat sebagai Cagar Budaya. Bahkan, baru-baru ini terdapat kunjungan dari ahli arkeologi yang meninjau potensi makam tersebut.
“Mudah-mudahan ke depannya situs ini bisa diakui sebagai cagar budaya internasional,” harap Noer Mochamad.
Rangkaian Ziarah di Seluruh Wilayah
Selain Makam Suronatan, rombongan pemerintah daerah juga menjadwalkan ziarah ke berbagai makam pahlawan dan tokoh ulama di wilayah Pemalang, di antaranya:
Makam Pagaran & Raden Mengoneng
Makam Gusti Sepuh/Sigeseng
Makam Syekh Maghribi (Pesantren)
Makam Syekh Hadiyana Natasangin (Majalangu)
Makam Suro Menggolo (Krajan)
Makam Mbah Nur Durya (Walangsanga)
Wabup Nurkholes yang turut hadir dalam rangkaian tersebut berpesan agar masyarakat tetap bersabar, bertaqwa, dan bekerja keras demi kemajuan bersama di usia kabupaten yang baru.
Analisis Perbaikan:
Koreksi Logika Tahun: Saya menyesuaikan narasi agar sinkron bahwa ziarah pada Januari 2025/2026 adalah pembuka menuju HUT ke-451 di tahun 2026.
Struktur: Memisahkan antara visi Bupati, status cagar budaya, dan daftar lokasi ziarah menggunakan sub-heading agar pembaca mudah menyerap informasi.
Bahasa: Menggunakan istilah yang lebih puitis namun tetap formal untuk menggambarkan suasana ziarah makam leluhur.
















Comment