Ajak Warga Pemalang Pilah Sampah, Bupati Anom Tegaskan Penilaian Adipura Makin Ketat

  • Bagikan
98a2649c4805ae8ec1df576570f18d37fe7df9b10db945bf90917f4091751124.0

Jakarta, Exposee.id – Dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif dan terintegrasi demi mewujudkan kota bersih, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian penting dari solusi.

Hal ini ditekankan oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro didampingi Dinas Lingkungan Hidup Wiji Mulyati mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Pengelolaan Sampah, Peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 diruang Cendrawasih, Jakarta Internasional Convention Center (JICC). Minggu 22/6/2025. Terkait momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan persiapan Penilaian Adipura yang kini memiliki kriteria semakin ketat.

Bupati Anom menyatakan bahwa Pemalang berkomitmen untuk mengelola sampah bersama masyarakat, stakeholder, semua komunitas, dan seluruh warga masyarakat, mulai dari memilah sampah.

Upaya ini juga sejalan dengan pengarahan untuk Penilaian Adipura yang kini memiliki kriteria baru.

“Salah satunya kita punya TPA di mana TPA ini untuk material atau sisa-sisa sampah residu dari sampah yang telah dikelola,” jelas Anom, menggarisbawahi peran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dalam sistem pengelolaan sampah yang terpadu.

Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Raih Adipura dan Insentif Lingkungan

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Anom mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang, mulai dari rumah tangga, RT, RW, hingga tingkat kelurahan, untuk sudah mulai memilah sampah.

Anom menekankan bahwa kriteria baru penilaian Adipura kini sangat memperhatikan peran aktif masyarakat dalam memilah sampah yang diproduksi sendiri.

Konsekuensinya pun jelas:

“Kalau tidak memilah otomatis kita tidak akan mendapatkan bantuan-bantuan atau insentif terkait masalah persampahan,” tegasnya.

Pernyataan Bupati Anom ini menunjukkan komitmen Pemkab Pemalang untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah.

Akankah gerakan ini berhasil mendorong kesadaran kolektif dan membawa Pemalang meraih penghargaan Adipura?

banner 120x600
  • Bagikan

Comment