Purna Tugas Direksi Perumda Tirta Mulia, Bupati Anom Tekankan Lonjakan Strategis Berbasis ESG

  • Bagikan
IMG 20260417 143049 scaled 1

PEMALANG, Exposee.id – Dua pimpinan teras Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang masa bakti 2021–2026 resmi menyelesaikan masa pengabdiannya.

Seremoni pelepasan purna tugas Direktur Administrasi dan Keuangan, Moch. Arief Setiawan, serta Direktur Teknik, Djulianto, digelar secara khidmat di halaman kantor pusat Perumda Tirta Mulia, Kamis (16/4/2026) malam.

 

Acara ini menandai berakhirnya periode kepemimpinan lima tahunan sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran perusahaan plat merah tersebut.

 

Pesan Emosional: Pelayanan Prima Kunci Kesejahteraan

Dalam sambutannya, Djulianto mewakili jajaran direksi purna tugas menyampaikan pesan emosional kepada ratusan pegawai yang hadir. Ia menekankan bahwa integritas dan kesiapan mental adalah fondasi utama menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis.

 

“Tantangan di era sekarang jauh lebih besar. Tetaplah bekerja dengan penuh semangat dan menjaga kualitas pelayanan. Jika pelayanan kepada masyarakat semakin baik, maka perusahaan akan maju, dan kesejahteraan karyawan pasti akan mengikuti,” ungkap Djulianto.

 

Ia juga mendoakan agar Perumda Tirta Mulia terus berkembang sesuai harapan pemerintah daerah selaku pemilik modal.

 

Visi Bupati: Menuju Standar ESG dan Peringkat Nasional

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan arahan strategis terkait masa depan perusahaan. Bupati menegaskan bahwa Perumda Tirta Mulia harus mulai bertransformasi dari metode konvensional menuju investasi berorientasi ESG (Environmental, Social, and Governance).

 

“Ini adalah tuntutan mutlak agar kita bisa menembus peringkat 5 atau 10 besar secara nasional,” tegas Bupati. Ia merinci tiga pilar utama tersebut:

 

Environmental: Kewajiban kolaborasi dengan pegiat lingkungan guna menjaga sumber mata air dari alam.

 

Social: Membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar sumber air.

 

Governance: Menjamin tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel di bawah pengawasan publik selama 24 jam.

 

Transisi Kepemimpinan dan Target RKP

Untuk mengisi kekosongan jabatan direksi, Bupati menunjuk Dewan Pengawas bertindak sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Bupati berpesan agar Dewan Pengawas tetap menjaga tata kelola sesuai regulasi Kemendagri serta mengejar target-target yang telah disepakati dalam Rencana Kerja Perusahaan (RKP) 2026.

 

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Dewan Pengawas, Moch Sidik, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Arief Setiawan dan Djulianto selama periode 2021–2026.

Ia berharap seluruh karyawan dapat meneladani kepemimpinan kedua direktur tersebut untuk kemajuan perusahaan di masa mendatang. (red)

banner 120x600
  • Bagikan

Comment