Slawi, Exposee.id— Kepolisian Sektor (Polsek) Slawi, Polres Tegal, bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait dugaan aksi tawuran antar-pelajar yang melibatkan senjata tajam di wilayah Dukuh Jomblang, Desa Dukuhwringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. 24/8/2026.
Aksi tanggap cepat ini bermula saat layanan darurat Call Center 110 menerima aduan warga pada pukul 19.30 WIB. Hanya dalam waktu lima menit, laporan tersebut diteruskan ke Polsek Slawi.
Dua personel kepolisian, AIPTU Agus Mulyorahardjo, S.H. dan AIPDA Irwan Nofianto, S.H., langsung terjun ke lapangan untuk menyisir area yang disinyalir menjadi titik kumpul.
Evakuasi Korban ke RSUD dr. Soesilo
Setelah melakukan penyisiran awal di belakang Gedung Pemda Tegal yang terpantau kondusif, petugas mendapat petunjuk tambahan dari pengendara motor mengenai titik lokasi kejadian di Dukuh Jomblang arah Lebaksiu.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan dua orang pelajar yang tengah meminta pertolongan warga.
Salah satu pelajar, Muhammad Refan Aldiansyah, ditemukan dalam kondisi mengalami luka pada lengan kiri, telinga kiri, serta mengeluhkan sesak dada.
Petugas kepolisian segera mengevakuasi korban ke RSUD dr. Soesilo Slawi untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Langkah Konkret Penanganan Kepolisian
Olah TKP dan Pengumpulan Keterangan: Menghimpun data saksi mata di lokasi kejadian, mendokumentasikan bukti fisik, serta melaporkan eskalasi situasi kepada pimpinan.
Patroli Singgung Preventif: Berkoordinasi dengan jajaran Polsek jajaran sekitar untuk memperketat patroli kewilayahan guna mencegah potensi tawuran susulan.
Pendalaman Kasus: Melakukan penelusuran terkait informasi adanya korban pelajar lain yang turut dirawat di RSUD dr. Soesilo guna mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat.
Kapolsek Slawi, AKP Rushendro Cipto Harjono, S.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentoleransi tindakan yang meresahkan masyarakat serta mengancam keselamatan jiwa.
“Setiap laporan masyarakat melalui layanan 110 menjadi perhatian utama kami dan langsung ditindaklanjuti. Personel kami bergerak mendatangi lokasi, membantu korban, serta memperketat keamanan di jalur-jalur rawan,” tegas AKP Rushendro.
Imbauan Kepada Orang Tua dan Pihak Sekolah
Mencegah berulangnya insiden serupa, AKP Rushendro mengimbau para pelajar untuk menjauhi aksi kekerasan, tidak terprovokasi, dan tidak sekali-kali membawa senjata tajam. Peran aktif lingkungan terdekat sangat krusial untuk membendung pergaulan negatif remaja.
“Kepada para orang tua dan pihak sekolah, mari bersama-sama meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam tindakan membahayakan yang merugikan masa depan mereka,” tambahnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkannya layanan bebas pulsa Call Center 110 jika melihat potensi gangguan ketertiban umum di lingkungan sekitar.
Pewarta: Sri Hernowati

















Comment