Exposee.id — Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, Jum’at (23/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sembilan titik banjir serta satu kejadian rumah roboh akibat dampak cuaca ekstrem tersebut.
Genangan air dilaporkan memiliki ketinggian yang bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga mencapai 90 sentimeter di lokasi terdalam. Kondisi ini membuat petugas meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang selama ini dikenal rawan banjir.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menyampaikan bahwa banjir mulai terjadi sejak pagi hari seiring intensitas hujan yang cukup tinggi.
“Hari ini terdapat sembilan titik wilayah yang tergenang air dan satu kejadian rumah roboh,” ujar Idham dikutip dari laman BPBD Bekasi Jum’at, (23/1/2026).
Menurutnya, titik-titik banjir tersebar di empat kecamatan, yakni Rawalumbu, Bekasi Utara, Jatiasih, dan Mustikajaya. BPBD terus melakukan pemantauan intensif, termasuk memantau curah hujan, tinggi muka air, serta potensi genangan lanjutan.
Untuk menangani dampak banjir, BPBD Kota Bekasi telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak guna melakukan asesmen cepat. Pendataan difokuskan pada jumlah rumah terendam, kondisi warga, serta kebutuhan darurat di lapangan.
“Selain pemantauan, kami juga melakukan langkah kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan hujan susulan,” kata Idham.
Upaya evakuasi turut dilakukan dengan memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia, balita, dan penyandang disabilitas. BPBD juga mengoperasikan perahu karet dan peralatan SAR untuk mendukung proses penanganan di wilayah yang sulit diakses.
Tak hanya itu, BPBD Kota Bekasi juga menyalurkan bantuan darurat serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari OPD terkait, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga relawan kebencanaan, guna mempercepat penanganan dampak banjir.
Adapun rincian wilayah terdampak meliputi Perumahan Taman Narogong Indah dengan ketinggian air sekitar 40–60 sentimeter, serta Perumahan Jatibening Permai yang terendam hingga 90 sentimeter, meski dua unit pompa air telah dioperasikan.
Satu kejadian rumah roboh dilaporkan terjadi di Kaliabang Rorotan RT 001/006, Kelurahan Kali Abang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara. Sementara genangan ringan setinggi sekitar 5 sentimeter tercatat di Perumahan Mayang Pratama, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya.
Banjir juga merendam Perumahan Pondok Hijau Permai di Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu, serta Perumahan Dosen IKIP di Jatiasih dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.
Selain itu, genangan terjadi di Bulak Perwira 2 RT 005/007 dengan ketinggian 5–20 sentimeter, Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara setinggi 50–70 sentimeter, serta Kantor Kecamatan Bekasi Utara dengan genangan sekitar 10–30 sentimeter.
BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan dan segera melaporkan kondisi darurat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

















Comment