PEMALANG, Exposee.id– Menanggapi maraknya informasi dan spekulasi yang beredar di tengah masyarakat mengenai namanya yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengisi jabatan Wakil Bupati Pemalang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, S.A.P, memberikan klarifikasi resmi, Sabtu 8/8/2026.
Dalam pernyataan tertulisnya, kader Partai Golkar ini menyampaikan tiga poin utama guna memberikan informasi yang utuh dan mencegah kesalahpahaman publik:
1. Menghormati Proses Hukum yang Berjalan
Aris Ismail mengapresiasi insan media yang telah memberikan perhatian serta informasi kepada masyarakat terkait kekosongan posisi Wakil Bupati.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang saat ini sedang berlangsung terkait perkara yang melibatkan Bupati Pemalang.
Ia meminta semua pihak memberikan ruang agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
2. Tidak Pernah Menghendaki Posisi Wakil Bupati
Mengenai namanya yang sering disebut dalam pembicaraan publik maupun pemberitaan, Aris Ismail secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menghendaki ataupun meminta jabatan Wakil Bupati Pemalang.
Saat ini, ia memilih untuk tetap fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kader partai serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang.
Ia menolak untuk berspekulasi mengenai posisi tersebut karena mekanisme dan pengisiannya merupakan kewenangan yang sudah diatur oleh aturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Tegak Lurus Instruksi Partai Golkar
Sebagai kader, Aris Ismail menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam koridor keputusan dan arahan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pemalang.
Apapun keputusan organisasi nantinya akan ia hormati dan laksanakan sesuai mekanisme serta ketentuan internal partai.
Himbauan Kepada Masyarakat Pemalang
“Oleh karena itu, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang, kami mengimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai spekulasi, klaim, maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tulis Aris Ismail.
Penjelasan ini disampaikan untuk menegaskan bahwa Aris Ismail tidak sedang mengejar jabatan Wakil Bupati Pemalang. Beliau menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai dinamika tersebut kepada mekanisme hukum, ketentuan perundang-undangan, serta keputusan resmi organisasi Partai Golkar.
















Comment