Dugaan Malapraktik di Pemalang, Dinkes dan RSUD dr. M. Ashari Minta Publik Tunggu Hasil Verifikasi

  • Bagikan
23fd4521950189fb18bda2b12310b3b9e2f359eab827595a55f6f8aa04d2c2a3.0

PEMALANG, Exposee.id— Dugaan malapraktik menimpa Kartika Sani (39), warga Desa Sokowangi, Kecamatan Taman, Pemalang. Pasien meninggal dunia di RSI Al-Ikhlas Pemalang pada Kamis (13/8/2026) usai mengalami pembesaran perut dan sesak napas pascatindakan operasi sesar di RSUD dr. M. Ashari.

Suami almarhumah, Munawar, menceritakan bahwa istrinya menjalani operasi sesar pada Rabu (5/8/2026) dan diperbolehkan pulang tiga hari kemudian. Namun, baru dua hari berada di rumah, kondisi Kartika memburuk. Perutnya membengkak dan ia mengeluhkan sesak napas berat.

Melihat kondisi tersebut, keluarga berencana merujuk kembali Kartika ke RSUD dr. M. Ashari. Namun, armada ambulans RSUD dilaporkan sedang terpakai, sementara pihak puskesmas setempat sempat tidak merespons. Keluarga akhirnya memutuskan mengevakuasi pasien ke RSI Al-Ikhlas.

”Di RSI baru dijelaskan kalau almarhumah punya riwayat asam lambung, jantung, dan hipertensi,” ungkap Munawar, Kamis (3/9/2026).

Pasien sempat menjalani tindakan penyedotan cairan lambung serta perawatan intensif di ruang ICU sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga menyayangkan minimnya edukasi dan transparansi dari pihak RSUD dr. M. Ashari mengenai riwayat penyakit penyerta (komorbid) sebelum prosedur operasi dilakukan. Munawar berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi tim medis agar lebih terbuka kepada keluarga pasien.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, meminta semua pihak menunggu proses verifikasi data medis secara menyeluruh.

”Mohon konfirmasi dulu agar informasi yang disampaikan benar dan akurat,” kata Wiji singkat melalui pesan tertulis.

Sementara itu, Humas RSUD dr. M. Ashari Pemalang, Aziz, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya pasien. Ia menjelaskan bahwa pihak rumah sakit sedang melakukan penelusuran internal terkait data rekam medis pasien.

”Kami mengucapkan turut berdukacita. Kami segera cek data dan untuk keterangan lebih lanjut akan kami kabarkan antara hari Sabtu atau Senin,” ujar Aziz saat dikonfirmasi via telepon.

Hingga berita ini diturunkan, tim awak media masih berusaha meminta keterangan resmi dari pihak manajemen RSI Al-Ikhlas terkait penanganan medis yang telah diberikan kepada pasien.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment