Target Sebelum Lebaran: Pemkab Pemalang Kebut Pemulihan Pasar Pagi Pasca Kebakaran

  • Bagikan
IMG 20260225 214620 scaled 1

Kepala Diskumdag Kabupaten Pemalang, Rosi kartika dewi (Dok.Diskominfo Pemalang)

PEMALANG, Exposee.id– Pemerintah Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmen kuat dalam pemulihan ekonomi daerah dengan melakukan penanganan kilat pasca-kebakaran ruko di Pasar Pagi Pemalang.

Melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah menargetkan aktivitas perdagangan kembali normal sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H.

 

Kepala Diskumdag Kabupaten Pemalang, Rosi Kartika Dewi, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan para pedagang terdampak tidak kehilangan momentum berdagang di bulan suci ini.

 

Langkah Strategis Penanganan Darurat

Pemerintah telah memetakan beberapa tahapan krusial dalam masa tanggap bencana ini:

 

  • Santunan & Logistik: Pemberian santunan kepada korban terdampak hasil kolaborasi Diskumdag, Dinsos KBPP, dan BPBD.
  • Pembersihan & Pembangunan: Pembersihan puing sisa kebakaran dilakukan secara simultan dengan pembangunan lapak darurat di lokasi semula.
  • Tanpa Relokasi: Untuk mempercepat proses, pemerintah memilih tidak melakukan relokasi jauh agar pedagang bisa langsung kembali beraktivitas di titik yang sudah dikenal pelanggan.
  • Infrastruktur Kelistrikan: Proses penyambungan kembali jaringan listrik sedang diupayakan agar operasional ruko bisa kembali maksimal.

 

Timeline Pemulihan

Pemerintah Kabupaten Pemalang mematok target waktu yang cukup ambisius namun realistis:

 

  • Tahapan Status/Target
  • Pembersihan Puing Selesai
  • Pembangunan Fisik Selesai (Dalam 14 Hari)
  • Administrasi & Penataan Sedang Berjalan
  • Operasional Maksimal Sebelum Idulfitri 1447 H
Harapan Bagi Pedagang

Dalam pernyataannya di Balai Desa Clekatakan (25/2/2026), Rosi Kartika Dewi optimis bahwa ruko akan kembali berfungsi dalam waktu dekat.

 

“Insyaallah sebelum Lebaran sudah bisa difungsikan. Kami ingin para pedagang kembali berjualan, apalagi ini momen penting menjelang Idul Fitri,” pungkasnya.

 

Langkah ini diharapkan mampu menekan dampak kerugian pedagang dan menjaga stabilitas pasokan barang kebutuhan pokok di Kabupaten Pemalang menjelang lebaran.

banner 120x600
  • Bagikan

Comment